Apa Itu E-Money, Penjelasan, Jenis dan Manfaatnya

Apa itu e-money? apa saja jenisnya? lalu apa manfaat atau kegunaanya?. Secara sederhana e-money artinya uang elektronik yang memiliki nilai uang yang tersimpan secara elektronik.

Jika dilihat jenisnya. Uang elektronik dibedakan menjadi dua, yaitu berbasis chip yang tertanam pada kartu dan berbasis aplikasi.

E-Money berbasis chip atau prepaid card contohnya Flazz, BRIZZI, E-Money Mandiri, Tapcash BNI. Biasanya diterbitkan oleh bank. Dengan metode pengisian saldo melalui mesin EDC, ATM, atau handphone dengan NFC.

Sedangkan uang elektronik berbasis aplikasi atau kita sebut e-wallet. Biasanya dikeluarkan oleh pihak non bank. Sebagai contoh e-wallet yang populer saat ini adalah LinkAja, OVO, DANA, Gopay, ShopeePay, iSaku, Sakuku, rekening ponsel CIMB NIAGA dan lainnya.

Proses pengisian saldo lebih sederhana. Yaitu bisa melalui transfer bank maupun transfer saldo antar pengguna.

Bagaimana Cara Isi Ulang atau Top Up E-Money?

Pengisian saldo e-Money berbasis kartu bisa melalui mesin ATM bank penerbit kartu, marketplace, aplikasi e-wallet, minimarket, mesin edc, m banking atau internet banking.

Contoh, untuk e-money Mandiri bisa top up via ATM Mandiri, atau Mandiri Online.

Namun bagi yang bukan nasabah bank Mandiri maka bisa mengisi saldo lewat aplikasi e-wallet maupun marketplace.

Misalnya Tokopedia, LinkAja, Shopee, iSaku, BliBli, atau BukaLapak.

Sedangkan kartu e-money BCA (Flazz) bisa top up lewat BCA Mobile di HP Android dengan NFC. Mesin ATM BCA atau merchant yang sudah bekerjasama.

Untuk BRIZZI BRI bisa top up dari Brimo, BRI Mobile, Internet Banking BRI, mesin ATM BRI, marketplace, Linkaja atau minimarket.

Untuk kartu e-toll BNI atau Tapcash bisa mengisi saldo dari BNI Mobile, ATM BNI, dan minimaket atau merchant offline yang sudah bekerjasama.

Sedangkan untuk e-wallet. Bisa top up saldo dengan cara transfer dari mobile banking, ATM, Internet Banking atau transfer saldo sesama penguna.

Beberapa e-wallet sudah bekerjasama dengan bank. Sehingga proses pengisian saldo lebih mudah. Contoh LinkAja bisa kita top up dengan mudah dari m banking bank BUMN.

Karena sudah tersedia menu khusus untuk top up. Sehingga nasabah hanya perlu pilih menu top up lalu masukan nomor handphone yang terdaftar.

Demikian juga dengan iSaku dan GoPay. Saat ini kita bisa top up dari BNI Mobile dengan mudah melalui menu pembelian.

Tidak hanya melalui aplikasi mobile banking. Beberapa e-wallet seperti GoPay, OVO, DANA, LinkAja sudah bisa top up langsung menggunakan kartu debit.

Apakah Ada Masa Berlaku E-Toll atau Kartu E-Money?

Kartu e-Money Mandiri serta BNI Tapcash saat ini tidak memiliki batasan masa berlaku. Artinya saldo tidak akan hangus meskipun tidak digunakan.

Untuk BNI Tapcash lama memang ada masa aktif. Yaitu akan expired 5 tahun. Tetapi untuk keluaran terbaru sudah tidak ada lagi masa berlaku.

Sama seperti kartu e-toll Mandiri. Berikut adalah cuitan dari akun resmi Twitter Bank BNI yang menjelaskan hal tersebut.

Apakah Ada Masa Berlaku E-Toll atau Kartu E-Money?

Sedangkan kartu e-toll BRIZZI dan Flazz BCA memiliki masa aktif 10 tahun sejak top up terakhir.

Artinya kartu ini bisa digunakan dalam waktu sangat lama. Serta tetap aktif selama kita isi saldo.

Berapa Saldo Maksimal Kartu E-Money atau E-Toll?

Saldo maksimal kartu e-toll yang bisa tersimpan adalah 2.000.000 rupiah. Dengan limit maksimal top up per bulan sebesar 20.000.0000 rupiah.

Dengan demikian kita tidak bisa mengisi saldo banyak sekaligus. karena batasnya hanya 2 juta.

Hal ini berlaku sama untuk semua jenis kartu e-toll yang beredar di Indonesia.

Jadi berbeda dengan e-wallet. Dimana saldonya bisa lebih banyak bahkan bisa sampai 10.000.000 jika usdah upgrade akun.

Bagaimana Cara Cek Saldo E-Money?

Untuk kartu e-money bisa cek saldo dari HP Android dengan NFC, mesin ATM, mesin EDC. Sedangkan untuk Flazz BCA, bisa juga cek dari alat Flazz reader yang terdapat di merchant.

Jika ingin cek saldo e-toll di ATM tanpa kartu ATM. Berikut adalah langkah-langkahnya.

E-Toll Mandiri

  1. Tekan tombol Accept.
  2. Pilih Mandiri E-MONEY.
  3. Pilih Informasi Saldo.
  4. Tempelkan kartu prabayar ke e-money Reader.
  5. Tunggu sampai muncul info saldo dl layar mesin ATM

BRIZZI BRI

  1. Tekan tombol berwarna hijau dengan tulisan Accept. Bisa juga tekan bagian kiri bawah pada layar mesin ATM BRI Link.
  2. Pilih Bahasa Indonesia.
  3. Tekan Info Saldo BRIZZI.
  4. Tempelkan kartu e-toll BRIZZI pada reader e-money dan tunggu sampai saldo terlihat pada layar ATM.

Flazz BCA

  1. Masukan kartu Flazz BCA ke mesin ATM.
  2. Tunggu sampai informasi saldo muncul di layar ATM.

Tapcash BNI

  1. Cari ATM BNI atau BNI LINK yang memiliki e-money reader.
  2. Tekan tombol Accept.
  3. Pilih Bahasa Indonesia.
  4. Kemudian pilih Uang Elektronik.
  5. Pilih Informasi Saldo.
  6. Tempelkan kartu pada reader BNI Tapcash.

Semua langkah di atas hanya bisa dilakukan di mesin ATM yang memiliki e-money reader. Kecuali untuk BCA karena pengecekan saldo bukan menggunakan reader melainkan dimasukan ke mesin ATM.

Untuk pengecekan saldo e-Money via HP bisa menggunakan beberapa aplikasi berikut.

  1. Mandiri Online : untuk kartu e-toll Mandiri.
  2. LinkAja : Untuk e-money Mandiri, Brizzi, Tapcash BNI.
  3. iSaku Indomaret : Brizzi dan E-Toll Mandiri (Indomaret Card).
  4. Tokopedia : Brizzi, dan e Money Mandiri. Sedangkan top up bisa juga untuk BNI Tapcash.
  5. Shopee : Mandiri e-money dan BRIZZI BRI. Tapcash BNI belum bisa.
  6. BCA Mobile : hanya bisa cek saldo FLAZZ BCA.
  7. Bukalapak : E-Toll Mandiri dan e-toll BRIZZI.
  8. BRImo dan BRI Mobile : hanya untuk kartu BRIZZI BRI.
  9. Traveloka : baru tersedia untuk Brizzi.
  10. BliBli : bisa untuk top up dan cek saldo kartu BRIZZI, E-Money Mandiri dan Tapcash BNI.
  11. Tapcash Go : untuk cek saldo e-toll BNI Tapcash.
  12. Aplikasi GoJEK : bisa untuk top up dan cek saldo kartu Tapcash BNI.

Semua aplikasi di atas, bukan hanya bisa untuk cek saldo. Tetapi bisa untuk isi ulang kartu e-money dari HP Android tanpa NFC maupun dengan NFC.

Kecuali BCA Mobile. Hanya bisa cek saldo dan top up di HP Android yang memiliki NFC.

Apa Perbedaan E-Money E-wallet?

Ada beberapa perbedaan mendasar antara e-money prepaid dengan e-wallet diantaranya:

E-Money

  • Ada kartu fisik dan tanpa perlu registrasi.
  • Tidak menggunakan PIN.
  • Tidak bisa transfer atau tarik saldo. Kecuali jika ingin menonaktifkan kartu e-money di bank penerbit.
  • Hanya untuk pembayaran offline seperti tol, cummuterline, belanja di merchant, isi bensin di SPBU. Tidak bisa dipakai untuk belanja online.
  • Pengisian saldo online bisa via marketplace, m banking, internet banking. Bisa juga isi saldo di minimarket seperti Indomart, Alfamart, Alfamidi dll.
  • Harus update saldo setelah top up, melalui mesin ATM, mesin EDC, HP Android dengan NFC.
  • Ada e-money edisi khusus. Biasanya hasil kerjasama antara bank penerbit dengan pihak lain. Contoh Mandiri dengan Indomaret ada E-Money Indomaret card. Alfamart dengan BRI ada produk kartu AKU BRIZZI Alfamat.
  • Ada biaya isi ulang mulai dari 0 sampai 1.500 per transaksi.
  • Batas maksimal saldo tersimpan rata-rata hanya 2.000.000.
  • Contohnya : e-Money Mandiri, Indomaret Card, Flazz BCA, Brizzi BRI, Tapcash BNI.

E-Wallet

  • Harus instal aplikasi dan registrasi.
  • Menggunakan PIN untuk transaksi.
  • Belum bisa untuk pembayaran tol.
  • Beberapa e-wallet bisa untuk pembayaran belanja online.
  • Dapat digunakan untuk pembayaran offline di merchant yang bekerjasama.
  • Bisa transfer saldo ke sesama pengguna setelah upgrade atau verifikasi akun.
  • Top Up bisa di minimaket, mobile banking, internet banking maupun ATM.
  • Biaya top up saldo bervariasi, mulai dari 1.000 sampai 6.500 per transaksi jika menggunakan metode transfer antar bank.
  • Proses update saldo otomatis setelah top up berhasil.
  • Bisa tarik tunai di ATM, merchant, atau transfer ke rekening bank.
  • Bisa untuk pembayaran tagihan listrik, BPJS, membeli pulsa, token listrik dan sebagainya.
  • Batas maksimal saldo 10.000.000. Jika sudah upgrade akun.
  • Contoh : GoPay, OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, iSaku, Sakuku BCA.

Dari daftar perbedaan di atas. Dapat disimpulkan, jika saat ini ada dua jenis uang elektronik yang beredar di Indonesia.

Pertama adalah prepaid card yang lebih dikenal dengan e-money card atau e-toll dan fungsinya lebih banyak digunakan untuk pembayaran di gerbang tol.

Membayar belanja di merchant offline maupun untuk pembayaran tiket transportasi lainnya.

Cara mendapatkan e-money Mandiri, Flazz, BRIZZI, Tapcash cukup mudah. Tidak perlu daftar tetapi hanya perlu membeli kartu uang elektronik tersebut dari bank penerbit, minimarket atau beli secara online.

Yang kedua adalah uang elektonik berbasis aplikasi. Biasa disebut e-wallet atau dompet elektronik. Untuk bisa menggunakannya harus instal aplikasi kemudian registrasi.

E-wallet lebih banyak digunkan untuk transaksi pembayaran non transportasi. Misalnya belanja online, offline, membayar tagihan dan lain sebagainya.

Apa Beda Indomaret Card Dengan E-Money Mandiri dan E-Toll?

Kalau dilihat dari fungsi sebetulnya sama saja. Bedanya hanya pada desain kartu dan Indomaret Card merupakan hasil kerjasama bank Mandiri dengan Indomaret.

Sehingga pada kartu tersebut terdapat logo Indomaret dan e-Money Mandiri.

Kartu e-Money Indomaret, bisa digunakan untuk belanja di Indomaret, pembayaran di gerbang tol. Maupun merchant lain yang sudah bekerjasama dan terdapat logo e Money.

Sedangkan kartu e-toll adalah hasil kerja sama antara Bank Mandiri dan Jasa Marga. Kartu ini adalah salah satu yang pertama bisa digunakan untuk pembayaran di GTO.

Apakah Ada Kartu E-Toll Terbaik?

Saat ini semua kartu uang elektronik prabayar atau e-toll sama saja fungsinya. Sudah bisa digunakan untuk pembayaran tol maupun kereta.

Berbeda dengan beberapa tahun lalu, yang masih terbatas untuk e-toll dan e-money Mandiri saja.

Dengan demikian untuk menentukan mana kartu e-toll terbaik. Kembali lagi ke kemudahaan top up, cek, update saldo dan penggunaan untuk apa.

Jika kamu nasabah bank Mandiri. Tentu e-toll atau E-Money Mandiri adalah yang terbaik. Karena bisa lebih mudah top up lewat ATM maupun Mandiri Online.

Sedangkan jika kamu nasabah bank BCA, bisa jadi FLAZZ BCA adalah yag terbaik karena lebih mudah top up lewat BCA Mobile tanpa biaya.

Begitu juga untuk nasabah BRI. Bisa saja menganggap BRI BRIZZI adalah e-toll terbaik. Karena jelas lebih mudah untuk cek saldo, top up melalui BRI Mobile, BRImo maupun ATM BRI.

Jadi untuk menilai mana kartu e-toll paling bagus. Kembali lagi kepada tujuan penggunaan dan kemudahan isi saldo. Yang tentu akan berbeda untuk setiap orang.

Contohnya untuk pembayaran parkir di mall yang menggunakan secure parking. Sekarang sudah bisa pakai FLAZZ, dan BRIZZI juga. Tidak seperti dulu yang hanya bisa pakai e-Money Mandiri.

Bagaimana Cara Membuat E-Toll atau E-Money?

Saat ini, e-money bisa langsung didapatkan dengan cara membeli di kantor cabang bank penerbit. Beli secara online di Shopee, Tokopedia, Bukalapak. Membeli di merchant, Alfamart, Indomaret.

Jadi tidak perlu membuat atau daftar dulu. Tetapi cukup beli lalu isi saldo dan bisa langsung digunakan.

Kecuali jika kamu ingin memiliki e-monye desain sendiri atau khusus. Biasanya harus pesan dulu, dan saat ini ada banyak jasa pembuatan design kartu e-money yang bisa kamu cari di marketplace.

Beberapa e-money bahkan memiliki akun resmi untuk penjualannya. Contoh untuk Flazz BCA ada di Shopee dengan akun Flazz Officeial Shope.

Akun tersebut menjual kartu Flazz edisi khusus dengan desain berbeda-beda.

Tanya Jawab

Apakah bisa top up e-toll dari HP tanpa NFC?

Bisa saja, tetapi setelah isi ulang berhasil harus update saldo di ATM, EDC atau pinjam HP Android lain yang sudah dilengkapi fitur NFC.

Jadi sobat bisa top up kartu e-money secara online dari HP mana saja. Misalnya di Tokopedia, Bukalapak, Shopee, iSaku Indomaret. Kemudian agar saldo e-toll bertambah segera lakukan update saldo di ATM atau pakai HP Android lain.

Kecuali untuk kartu e-toll Flazz BCA., harus dari HP dengan NFC.

Karena BCA Flazz baru bisa top up online dari mobile banking dan tidak bisa input nomor kartu e-money secara manual. Melainkan harus ditap atau tempelkan ke bagian belakang HP.

Selain itu Flazz BCA belum bisa top up melalui aplikasi lain selain BCA Mobile.

Berbeda dengan kartu e-money lain yang sudah bisa isi saldo melalui marketplace maupun aplikasi dompet digital seperti LinkAja, dan iSaku.

Apakah cek saldo kartu e-Money di ATM harus pakai kartu ATM?

Tidak perlu, seperti sudah kami jelaskan di atas. Cukup tekan tombol Accept kemudian pilih e-money / uang elektronik lalu pilih Informasi Saldo.

Catatan : Jika tidak terlihat ada tombol Accept. Kamu bisa coba tekan tombol paling bawah kanan di samping layar ATM.

Sedangkan untuk kartu e-Money BCA cukup masukan kartu Flazz tersebut ke mesin ATM.

Apakah saldo kartu e-money bisa dicairkan?

Tidak bisa. Uang yang tersimpan pada kartu e-money hanya bisa digunakan untuk transaksi. Tidak bisa ditransfer maupun tarik tunai.

Untuk mengambil sisa saldo pada kartu e-money harus datang langsung ke bank penerbit. Kemudian lakukan penutupan kartu secara permanen.

Kesimpulan

Untuk lebih mudah memahami arti apa itu e-money. Maka kita bedakan menjadi dua jenis, yaitu uang elektronik berbentuk kartu prabayar dan aplikasi.

Uang elektronik berbentuk kartu umumnya berfungsi untuk pembayaran transportasi atau belanja di merchant. Sedangkan uang elektonik berbasis aplikasi atau e-wallet umumnya berfungsi untuk pembayaran online maupun offine.

Tetapi sebagian besar tidak bisa digunakan untuk pembayaran transportasi. Contoh, untuk membayar tol belum bisa pakai e-wallet. Sedangkan untuk commuterline baru bisa pakai LinkAja. E-wallet lain seperti DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, iSaku, Sakuku belum bisa.

Bagikan :